Skip to main content

Pertanyaan # 8c873

Menjawab:

Dalam siklus mitosis, kita memiliki interfase, profase, metafase, anafase dan telofase.

Penjelasan:

Mitosis terdiri dari beberapa proses hingga pada akhirnya membuat 2 sel baru yang identik. Proses mitosis ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Dalam siklus ini, kita memiliki interfase, profase, metafase, anafase dan telofase.

#->#Interphase
Interphase adalah waktu antara dua pembelahan sel. Pada fase ini, sel diam dan tidak membelah. Interphase adalah fase terpanjang dari siklus dan terdiri dari
# G_1 # = Produksi protein, sel akan tumbuh
# S # = Replikasi DNA, Grow akan berhenti
# G_2 #= Produksi protein, sel akan tumbuh lagi.
# G_0 #= Keadaan non-siklik tidak aktif (sel Saraf)
Setelah interfase, sel siap menjalani mitosis. Di sela-sela, kromosom tidak terlihat.

#->#Prophase
Pada fase ini, sel mempersiapkan pembelahan sel. Amplop nuklir dilarutkan dan kromosom akan dikemas rapat saat bergerak ke tengah sel. Pada fase ini, beberapa mikrotubulus akan melekat pada kromosom. Ketika amplop nuklir dibubarkan, kita berbicara tentang prometafase atau profase akhir. Kromosom menjadi terlihat.


#->#Metafase
Pada fase ini, kromosom yang melekat pada mikrotubulus akan bertemu di lempeng metafase. yang berada di tengah sel antara dua sentromer. Bintik gelap pada gambar di bawah adalah kromosom yang padat.

#->#Anafase
Dalam anafase, kromatid akan bergerak menuju sentromer di kedua sisi sel. Bintik-bintik ungu pada gambar di bawah ini adalah kromatid yang bergerak menjauh satu sama lain ke arah sentromer (di tengah bintik-bintik merah muda).


#->#Telofase
Pada fase ini, dua amplop nuklir baru akan dibentuk untuk 'menangkap' kromatid. Juga, membran sel baru diproduksi untuk memisahkan dua sel anak baru dengan fase yang disebut sitokinesis.

Berkat mitosis, pertumbuhan dan perkembangan organisme dimungkinkan. Dalam siklus sel, kesalahan bisa dibuat. Sebagai contoh, mikrotubulus akan menempel pada bagian kromatid yang salah, menyebabkan pemisahan yang tidak sama.
Sel-sel memiliki titik kontrol di mana mereka menyelidiki jika ada kesalahan yang terjadi. Sel kemudian dapat mengambil tindakan dengan, misalnya, membunuh dirinya sendiri dalam proses yang disebut apoptosis. Lebih lanjut tentang regulasi siklus sel dapat ditemukan di sini.

(Sumber gambar: "Grote spectrum encycopedie 1975")